Demam Pokemon Go Mulai Membahayakan, Ulama Mengharamkan Game Pokemon


Image Source : Credit

Demam game pokemon dinilai mulai membahayakan, sehingga kita perlu mengingat nasihat ulama perihal haramnya bermain pkemon Go. Pokemon Go merupakan salah satu game di smartphone android yang sedang naik daun.

Demam Pokemon Go Mewabah Seantero Dunia

Demam Pokemon Go benar-benar melanda seluruh dunia, tidak saja di Indonesia virus ini menyebar cepat sampai di timur tengah.

Dikabarkan oleh Al Arabiya, virus Pokemon Go ini sudah menyebar dan ditengarai menjangkiti banyak negara di semenanjung Arab. Dikabarkan banyak Pokestop bertebaran di sejumlah masjid dan fasilitas umum di Mesir. Sementara di Abu Dhabi, polisi telah mengeluarkan peringatan keras agar warganya tidak berkeliaran di jalan raya berburu monster digital.

Larangan ini dikeluarkan karena banyak dari mereka turun ke jalan untuk mencari monster digital di dunia nyata. Bahkan puluhan gamer di Dubai dan Lebanon berjalan di sekitar kota sambil terpaku pada ponsel mereka untuk menangkap Pokemon virtual.

Sementara itu demam Pokemon Go juga "membius" warga Amerika. Sejumlah aktivitas pemain pokemon go ternyata cukup mengganggu Holocaust Memorial Museum dan Arlington National Cemetery Amerika Serikat.

Alasannya, banyak pemain yang berburu Pokemon di tempat itu. Bahkan, pihak museum meminta para pemain tak lagi menangkap Pokemon ketika mengunjungi tempat tersebut.

Sama seperti bangunan kenamaan lain, museum dan pemakaman itu ternyata masuk ke dalam daftar Pokestop untuk mendapatkan item khusus. Hal itu tentu menarik para pemain yang ingin mendapatkan item-item tersebut.

Ulama Mengharamkan Bermain Gim Pokemon

Sejak 2001, gim (game) dan kartun Pokemon telah dilarang oleh sejumlah ulama di Timur Tengah.

Menurut mereka, karakter pada Pokemon tidak Islami dan menampilkan simbol-simbol Zionis.

 Saat itu, beberapa ulama Muslim, di antaranya Sheikh Yusuf Qardhawi, mengatakan bahwa video gim dan permainan kartu Pokemon hanya membuang-buang waktu dan secara psikologis tidak sehat bagi anak-anak.


Pokemon fatwa

In 2001, Saudi Arabia banned the game of Pokémon as a Zionist plot; Qaradawi issued a fatwa endorsing this in December 2003, saying that Pokemon not only uses Jewish and Masonicsymbols, but teaches evolution. Not only do Pokemon evolve, they do so "in battles where the survivors are those who adapt better to the environment; another of Darwin's dogmas." In addition, both depiction of imaginary animals and card-games are contrary to the Quran. Qaradawi also notes that some Japanese expressions squeaked and gibbered by Pokemon may mean "I am a Jew" and "Become a Jew," but admits the matter is controversial and he isn't certain.[43]

0 comments