Analisa Pelemahan Rupiah Menjelang Pemilu

Kali ini saya beropini agak serius, ditengah badai krisis yang menerpa banyak negara termasuk Indonesia kita yang kita cintai ini, hari ini (seperti kemarin) Rupiah terus melemah daya tukarnya terhadap Dolar Amerika.
Mengapa ini penting untuk kita bahas, dan mengapa pula saya yang cuma pedagang asongan alat - alat komputer ini membahasnya ? ya karna bagi saya hal ini sangat terasa dampaknya, dimulai dengan melonjaknya harga - harga alat -alat komputer dan melemahnya daya beli masyarakat terhadap alat - alat yang menjadi jualan saya ini.
Saya pikir pelemahan Rupiah ini merupakan tak-tik politisi hitam untuk mengakali biaya politik yang harus mereka keluarkan dalam kurun waktu sekarang dan setahun kedepan, artinya pelemahan ini akan dibiarkan oleh penguasa karna pelemahan ini menguntungkan bagi mereka.
Mengapa saya katakan demikian, mari kita berhitung :



Bila Sebuah partai penguasa, yang presidennya dari kalangan mereka maka tentu partai ini akan berusaha menang kembali (karna tentu mereka butuh backup atas apa yang sudah mereka perbuat tahun - tahun lalu), dan untuk menang tentu akan butuh banyak dana, setoran - setoran perusahaan asing kepada penguasa ini tentu dalam dolar bukan ? :D contohnya freeport, exxon, shell dan lain - lain. dengan setoran kepada penguasa ini maka tabungan penguasa dan partai penguasa dalam bentuk dolar.
Bila tabungan mereka 1 juta dolar dan rupiah tetap kuat di Rp. 9.800 maka dari setiap sejuta dolarnya mereka cuma mendapat : Rp 9.800.000.000, lumayan tapi bila pemerintah berkuasa melemahkan Rupiah maka akan sangat besar selisihnya, dalam kondisi sekarang uang mereka yang sejuta dolar itu bernilai Rp 12.000.000.000, lumayan bukan selisihnya :D 
Nah dengan biaya yang sebesar itu tentu mereka bisa berhemat, adalah sulit bagi kita memiliki penguasa yang merupakan milik partai seperti sekarang ini, karna penguasa kita seperti makan buah simalakama, bila rupiah dikuatkan, maka biaya politik partainya akan membengkak dari hanya misalnya sejuta dolar harus dinaikkan menjadi 1,2 juta dolar.  namun bila rupiah dilemahkan rakyat yang akan jadi korban dengan kenaikan harga - harga, walau biaya politiknya bisa dikurangi (dari sejuta dolar menjadi 900.000 dolar).
Dan ternyata penguasa kita memilih untuk mengorbankan rakyatnya dengan membiarkan pelemahan rupiah, namun saya berharap rupiah bisa mencapai 16.000/usd :D akan seru sekali untuk withdrawal :D

Catatan :
ini hanya analisa dangkal dari seorang retailer yang sedang galau, bukan dari ahlul ekonomi


salam








0 comments